banner 728x250

Dedi Mulyadi & Ilham Habibie merencanakan hal besar terkait transportasi umum di Jabar

Avatar photo
banner 120x600

berantasnarkoba.com – BANDUNG – Dua tokoh, yakni Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Ilham Akbar Habibie dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu, merencanakan sesuatu yang besar, dan membuka lapangan pekerjaan industri lokal di Jabar.

Pertemuan itu terlaksana saat Ilham bertamu ke Gedung Pakuan, Rumah Dinas Gubernur Jabar, Selasa (3/11).

Tatap muka tersebut sebagai tindak lanjut dari pertemuan keduanya dalam event konferensi pertemuan insinyur se-Asia Tenggara, Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44 di Bandung, pada 20-22 Oktober 2026 -yang membahas inisiatif kerja sama PII dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menemukan solusi konektivitas kota-kota di Jabar dengan transportasi umum.

Ilham Habibie menyebut bahwa Jawa Barat mempunyai potensi yang berkaitan dengan berkembangnya jaringan transportasi umum antarkota di Jawa Barat.

“Jaringan transportasi umum antara kota-kota di Jawa Barat membuka peluang industri-industri yang bisa dikelola oleh warga dengan pembuatan kendaraan untuk transportasi umum. Tidak hanya dalam penggunaan transportasinya, tetapi juga dalam pembuatannya akan membuka lapangan pekerjaan sebagai perkembangan industri lokal,” kata Ilham.

Dia bertandang ke rumah gubernur tak sendiri, tetapi bersama pengurus PII seperti Santhi H. Serad, Mucharom Achmadi, Dandung Sri Harninto, Ketua Pengurus Wilayah PII Jawa Barat Hambali, Tulus Martua Sihombing, dan Abdul Rahman Ma’mun.

“Jadi dalam perencanaannya, kami ingin kemajuan transportasi umum di wilayah Jawa Barat menggunakan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dan dalam pembuatannya pun akan menghidupkan lapangan pekerjaan dan industri lokal, selain desainnya juga disesuaikan dengan lokalitas daerahnya,” ujar Ilham.

Dia juga mengusulkan agar kendaraan yang nantinya didesain dan diproduksi oleh karoseri lokal juga bisa diproduksi untuk keperluan kendaraan pengangkut sampah, yang diperlukan bagi kota-kota di Jawa Barat.

Sementara itu, Kang Dedi Mulyadi menerima tamunya, didampingi Kepala Bappeda dan para kepala dinas di lingkungan Pemprov Jabar.

KDM mengungkapkan bahwa perlu perbaikan tata ruang dan konektivitas tata ruang antarkota-kota dengan transportasi umum di wilayah Jawa Barat.

Dia juga menyebut bahwa pembenahan transportasi umum di wilayah Jawa Barat juga dapat memperbaiki ekonomi warga lokal.

“Kami ingin perbaikan konektivitas tata ruang dan transportasi publik di kawasan Jawa Barat. Kami juga ingin mengubah nasib para sopir yang hari ini menggunakan kendaraan yang sudah usang. Rencananya adalah sebagian diangkat menjadi tenaga kebersihan provinsi dan kota, sebagian lagi melanjutkan menjadi sopir angkutan umum, tetapi mereka menjadi bagian dari kepemilikan angkutan umum itu,” kata KDM.

Dia juga mengungkapkan, selain bisa mengangkat perekonomian warga, kendaraan untuk angkutan umum, yang akan dikerjasamakan dengan PII itu, didesain dengan kultur lingkungan masyarakat setempat.

Hal ini sejalan dengan visi dari PII bahwa pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh insinyur tidak hanya berdampak untuk memudahkan aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat memperbaiki ekonomi dari warga lokal.

KDM dan Ilham sepakat akan melibatkan kalangan akademik, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lainnya, untuk riset awal dan desainnya. (*/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link